The ABC of Oh

Richard Oh graduated from University of Wisconsin, Madison, USA, with a degree in English Literature and Creative Writing. He has published three novels: Pathfinders of Love (1999), Heart of the Night (2000), and The Rainmaker’s Daughter (2004). He and Takeshi Ichiki from Plaza Senayan founded Khatulistiwa Literary Award, a literary award for Indonesian writers, in 2001. He wrote and directed his first feature-length film The Lost Suitcase (Koper) in 2006. The Lost Suitcase has been entered into various film festivals: Yogja Netpac Asian Film Festival 2006 (In Competition), Jakarta International Film Festival 2007 (In Competition), 20th Singapore International Film Festival 2007 (Official Selection), Bangkok International Film 2007 (In Competition), Lyon Asian Film Festival 2007 (in Competition).

19 thoughts on “The ABC of Oh

  1. Aten

    Saya kenalnih Pak Richard. Sekarang sedang nyamar jadi filsuf. He he he… Jangan terlalu larut di filsafat, nanti hilang bakat senimanmu, bro. He he he…

  2. Richard Oh

    Ya gara2 punya teman kayak kamu, robet, dan daniel. Virus filsafatnya sudah menjalar ke seluruh sistem. Kalau soal bakat seni, itu mah sudah dari sananya begitu, jadi baguslah belajar sedikit filsafat biar bisa berpikir lebih tajam. Paling tidak bisa debat ama Atenlah.

  3. Richard Oh

    Ya mungkin suatu hari nanti. Sekarang masih pengen buat film dulu. Ngurusin toko buku selain melelahkan juga sangat tidak menguntungkan. Tapi memang ada kepuasan tersendiri.

  4. jenny ang

    Bapak kelahiran tebing tinggi, ya? Hmmm Lemangnya enakkksss… saya salalu mampir beli lemang otw dari Medan ke danau Toba.

    saya membaca artikel bapak di majalah Jakarta Java Kini. Pengen ku translate ke Indonesia, kemudian hopefully bisa dimuat di majalah staccato, majalah musik klasik yang beredar di kalangan terbatas.

    Gimana, pak? Asking for your permission and waiting for your reply

  5. Richard Oh

    Jenny yang baik, mang enak sekali tuh lemang di tebing tinggi dekat mesjid. Gak tahu bisa beli di mana di Jakarta. Kalau tahu bagi2 informasi ya. Soal tulisan saya di Jakarta Java Kini, mungkin tulisan2 yang sudah diterbitkan bisa diterjemahkan, jangan edisi yang masih beredar. Karena yang punya Jakarta Java Kini akan sewot. Saya bisa dihub di richoh2007@gmail.com atau 08111552269 atau di facebook. Thanks.

  6. jenny Ang

    Trus, apa ada tulisan pak Richard (selain yang di Jakarta Java Kini) yang tentang musik klasik, ga? aku pengen baca. Thanks.
    Btw, saya terakhir makan lemang thn 94. Ga pernah nemu atau makan lagi sejak itu. Duuhh lemang. enaknya dimakan pakai selai kaya… Slrp!!

  7. Richard Oh

    Soal buku hubungi mbak tuti di paramastuti2000@yahoo.com. Dia juga bisa dihub +62816871360. Tanyain dia buku2 musik apa saja yang kamu mau cariin. Salah satu buku tenang musik yang paling hebat yang pernah saya baca adalah juga buku yang kuresensi: Listening to 2oth Century. Selain itu, Lexicon of Musical Invectives, ini lebih tentang karya2 post modern yang kadang membuat banyak orang tidak paham bagaimana untuk mengapresiasinya.
    Saya sebenarnya tidak bisa membaca partitur atau pun memainkan instrumen musik, maka saya banyak membaca untuk mengisi kekurangan ini. Juga sangat membantu buku Vintage Guide to Classical Music.

  8. nani buntarian

    hi richard, gak sengaja ketemu blog anda. okay sekali. at least i could get glimpses of the richard i never knew. the last time we bumped into each other was years ago, at your bookstore in kemang. i am on sabbatical overseas but will be back soon. take care.

  9. Papabonbon

    tanya oom :

    1. kriteria seleksi indonesia khatulistiwa award tuh apa yah ? kok sepertinya belum cukup transparan dan diumumkan secara terbuka.

    2. film koper kenapa gak meledak di pasaran ? apa sebabnya ? cari cd nya juga gak ketemu nih di disc tara

  10. Richard Oh

    Kriteria Khatulistiwa Award sudah terbentuk sejak delapan tahun yang lalu. Dan setiap tahun di dalam buku program Khatulistiwa Award selalu ditulis tentang krtierianya. Juga bisa dilihat di http://www.khatulistiwaliteraryaward.com. Ada tiga tahap penjurian. Di tahap pertama para juri menyeleksi sepuluh karya terbaik menurut mereka dari karya sastra baru dalam bahasa indonesia yang terbit dalam kurun waktu 12 bulan terakhir. Sepuluh karya yang dipilih oleh juri tahap pertama ini, kemudian menjadi Long List Kla. Dan dipilih lagi oleh para juri tahap kedua yang berbeda. 5 karya yangg dipilih menjadi Short List Kla. Yang kemudian dipilih lagi oleh para juri tahap ketiga untuk pemenangnya.

    Susah menjawab kenapa Koper tidak meledak. Saya kira kita masih suka film2 yang lucu2 dan tidak serius menelusuri persoalan serius, atau memang saya gagal memenuhi tuntutan pasar di sini. Banyak faktor yang bisa membuat sebuah film tidak meledak. Tetapi film2 yang meledak juga bukan film2 yang saya mau nonton atau saya anggap film2 yang hebat. Tergantung krtieria kita dalam mengappresiasi sebuah film. Tetapi ia telah ke beberapa festival internasional. DVD nya kadang masih dijual di beberapa toko dvd.

  11. Eto Kwuta

    Abang Richard, saya Eto Kwuta, Mahasiswa STFK Ledalero, Maumere, Flores. Selama ini saya cari tulisan-tulisan abang. Ya, saatnya saya baca dan mau belajar banyak dari Abang. Apa boleh saya menghubungi Abang via email?

  12. kezia

    Bapak, apa benar bumi manusia mau bapak angkat jadi film? Sekalian donk pak sama gadis pantai itu menyindir sekali akan pemerintahan ini lho..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>